in

Sudah 9 Orang Terpapar Virus Corona, PWPM Kaltim Desak Aparat Tindak Oknum Penimbun Masker

PPPM – Virus Covid-19 tengah menjadi perhatian publik saat ini. Pasalnya virus ini telah banyak merenggut nyawa manusia. Di Kaltim sendiri, 9 orang telah dinyatakan positif terpapar virus Corona.

Pemerintah pusat maupun daerah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi penyebaran virus ini dengan mengeluarkan berbagai kebijakan.

Salah satunya dengan membuat surat edaran yang meliburkan pelajar di berbagai sekolah dan perguruan tinggi serta mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah.

Hal ini mendapat respon dari Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kalimantan Timur, Kusyanto. Dia mengatakan, wabah Covid-19 merupakan kejadian luar biasa.

Oleh karena itu, semua orang wajib waspada, namun tidak perlu panik menghadapi musuh yang tidak kelihatan dan dapat menular kepada siapapun tanpa disadari ini. Menurutnya, harus segera dilakukan koordinasi tindakan pencegahan secara masif.

“Pemerintah hendaknya melibatkan berbagai pihak untuk kerja sama dan bersinergi disertai langkah sosialisasi untuk mengantisipasi persebaran Covid-19. Diharapkan kerjasama antar lembaga, dan masyarakat Kaltim agar tidak mudah panik, biasakan diri dengan hidup pola sehat,” ujar Kusyanto, Jum’at (20/03/2020).

Dia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Kaltim karena telah melakukan langkah tepat dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 dengan meniadakan belajar di sekolah-sekolah hingga berbagai perguruan tinggi.

Hal ini dilakukan agar, tidak semakin banyak orang yang terpapar virus Corona. Selain itu, kata Kusyanto pemerintah harus mengambil tindakan pencegahan secara cepat dan tepat, serta memberikan informasi yang benar-benar akurat mengenai wabah ini.

Sebab dengan informasi yang akurat maka akan memberikan efek positif kepada masyarakat untuk selalu waspada.

Dia berpesan kepada seluruh masyarakat Kaltim agar saling mengindahkan himbauan dari pemerintah setempat. Menjaga diri dengan melakukan pola pencegahan sedini mungkin yang telah dianjurkan, segera lakukan tes kesehatan apabila telah merasakan gejala-gejala.

Hal ini dilakukukan agar membantu menjaga keselamatan diri dan juga keluarga bahkan masyarakat umum. Kesadaran dengan membiasakan diri menjaga lingkungan agar lebih sehat.

“Kami juga menyayangkan sikap sebagian masyarakat yang kurang peduli dengan sesama, dimana banyak masyarakat kesulitan menemukan masker dan hand sanitizer. Kewaspadaan harus, namun jangan sampai panik,”

“Maka aparat harus menelusuri dan menindak jika ada oknum yang mencoba memanfaatkan situasi dengan menimbun masker dan hand sanitizer dan menjualnya dengan harga yang tinggi. Hal ini tentu merugikan masyarakat,” ucap Kusyanto.

Sumber: kaltimtoday.co

Penulis: admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0