in

Siap Wujudkan Pilar Ekonomi, PDPM Ponorogo Gelar Workshop Kewirausahaan

Sesuai dengan apa yang dicanangkan oleh PP Pemuda Muhammadiyah pada muktamar tahun lalu mengenai gerakan 1000 wirausaha berkemajuan, hari ini Sabtu (2/11/19) pdpdm ponorogo menyelenggarakan workshop kewirausahaan demi tercapainya cita-cita tersebut. Acara yang bertajuk “meningkatkan potensi sdm melalui pendidikam kewirausahaan” berlangsung di Hotel La Tiban Ponorogo.

Ketua PDPM Ponorogo, Wasis Prananto menjelaskan, Selama ini para senior memiliki prestasi yang membanggakan. Mereka banyak yang menjadi wirausahawan yang sukses ataupun pengelola Amal Usaha Muhammadiyah, sayangnya selama ini belum banyak yang mengambil jalan ini. Karenanya kedepan perlu rumusan, agar pemuda juga sukses di bidang ekonomi.

“Kita semestinya meniru gerakan yang dilakukan para senior kita yang telah sukses di bidang ekonomi. PDPM Ponorogo mengikuti langkah tersebut dengan ikut menjadi principal Air Mu, salah satu air minum kemasan milik kita.” Jelas Wasis.

Sementara itu Maftuh Bahrul Ilmi, Ketua PDM Ponorogo menambahkan, jika ingin sukses maka juga harus menguatkan jamaah. Pemuda tidak bisa berdiri sendiri dan harus bersinergi dengan yang lain.

“Salah satu cara agar jiwa wirausaha tumbuh dalam diri Pemuda kita berikan amanah untuk mengelola penuh Air-Mu, maka bermainlah disitu dengan cantik serta tularkan semangat wirausaha tersebut pada pemuda yang lain. Jika diibaratkan kecepatan PDM saat ini 100 Km, maka pemuda harus menyusul bagaimana pun caranya dan mudah-mudahan acara semacam ini ditindaklanjuti dengan aksi nyata” tambah Mantan Kasi Pontren Kemenag Ponorogo tersebut.

Lain halnya dengan Horo Wahyudi, Ketua Ekonomi dan Kewirausahaan PP Pemuda Muhammadiyah dalam pidato kuncinya mengungkapkan bahwa saat ini Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah sedang concern untuk mencetak 1000 wirausahawan baru berkemajuan dengan menetapkan pilot project di beberapa daerah.

“Kita saat ini sedang semangat-semangatnya untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dengan menetapkan pilot project di beberapa daerah. Jatim kita jadikan pilot project, karena daerah ini unik dan berbeda dengan yang lain dalam hal kewirausahaan, dengan begitu paling tidak di akhir periode 1000 wirausahawan baru dapat terwujud”. Ungkap Pria yang juga CEO Nuha Food tersebut.

Apa yang disampaikan Horo bukan tanpa maksud, karena memang di Jatim sudah cukup banyak para pimpinan Pemuda yang memiliki usaha, sehingga tidak terlalu lama jika ingin menumbuhkan wirausahawan baru. Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah mewujudkan pilar ekonomi.

“Pada prinsipnya kita berkeinginan untuk mewujudkan pilar ke-3 Muhammadiyah yakni Ekonomi yang selama ini belum bisa diwujudkan, tugas kita mewujudkan bagiamana pilar tersebut terwujud, salah satu caranya dengan mencetak wirausaha. Kita siap melakukan bimbingan dan juga jaringan. Paling tidak di masing-masing daerah ada produk yang bisa diandalkan” terang Horo.

Dengan workshop kewirausahaan semacam ini diharapkan dapat memompa semangat berwirausaha untuk kalangan Pemuda Muhammadiyah di masing- masing daerah, sehingga pilar ke 3 Muhammadiyah (ekonomi) tersebut dapat sesegera mungkin terwujud.

Reporter: Agus Supatma

Penulis: admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0