in

Razikin: Saya Menduga ada Rekayasa Memukul Balik Novel Baswedan

Jakarta-Ketua Hukum, HAM dan Advokasi Pimpinan Pusat Pemdua Muhammadiyah, Razikin menilai, Pelaporan seorang Politisi PDI Perjuangan terhadap Novel Baswedan dengan tuduhan melakukan rekayasa penyiraman air keras pada dirinya sama sekali tidak dapat diterima akal sehat. Tuduhan rekayasa penyiraman oleh Novel merupakan sebuah kekejian dan jauh nilai kemanusiaan. Karena proses investigasi oleh tim yang dibentuk baik Kalpolri Tito Karnavian waktu itu maupun oleh Presiden Joko Widodo sama sekali tidak menemukan indikasi rekayasa Novel menyiram dirinya sendiri. Karena itu, sebaiknya Polri memproses laporan tersebut.

Alumni Universitas Indonesia ini meminta, Jangan ada rekayasa untuk memukul balik Novel Baswedan dengan cara-cara tang keji, kasus yang menimpa Novel Baswedan harus segera diungkap dan diselesaikan, kami menyambut baik komitmen Pak Kapolri yang baru Pak Idham Aziz untuk mengungkap pelaku penyiraman terhadap Novel hal itu juga sebetulnya sejalan dengan arahan Pak Presiden.

Saya menyesalkan tindakan Dewi Tanjung, atau Dewi Ambarwati melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya. Saya menduga pelaporan itu semata-mata mengotori ekologi politik dan hukum yang sedang dibersihkan serta upaya untuk menyudutkan Novel Baswedan. Cara-cara seperti itu boleh terjadi.

Jika ada persoalan yang terjadi di KPK, tidak boleh kita personifikasin pada seorang Novel Baswedan, mari kita awasi, kita perbaiki sistemnya, sekarang UU KPK yang baru, KPK memiliki pengawas dengan kewenangan yang cukup kuat. Dengan demikian setiap saat publik dapat mengawasi kinerja KPK.

Penulis: admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0