in ,

Pemuda Muhammadiyah Tak Sepakat Wacana Amandemen Masa Jabatan Presiden

PURWOKERTO — Wacana amandemen untuk memperpanjang masa jabatan presiden menjadi tiga periode, mendapat penolakan keras dari barisan pemuda Muhammadiyah.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto menegaskan, para penguasa jangan hanya memikirkan bagaimana cara untuk melanggengkan kekuasaan saja dan mengesampingkan kesejahteraan rakyat.

“Demokrasi yang kita jalani sekarang sudah bagus sesuai dengan mekanisme, maka jika menginginkan adanya perubahan diluar narasi kebangsaan yang ingin dibangun, perubahan harus menyeluruh, jangan hanya sepotong-potong,” tegasnya usai menghadiri penutupan Liga Sepak Bola Hizbul Wathon (HW) 2019 zona Jawa Tengah yang digelar di lapangan Universitas Muhammdiyah Purwokerto (UMP), Senin (2/12/2019) sore.

Lebih lanjut Sunanto menjelaskan, jika para penguasa hanya memikirkan elektoral saja, maka bangsa ini tidak akan maju. Sunanto mencontohkan, jika ingin mengubah aturan, maka semuanya harus diubah. Termasuk peraturan tentang partai politiknya. Namun yang terjadi adalah amandemen UU tentang masa jabatan presiden dikejar, sementara partai politik tidak mau aturan yang mengikatnya diubah.

“Dua periode masa jabatan presiden itu sudah merupakan waktu yang ideal, jika ingin ada perubahan, maka biar rakyat yang bersuara,” terangnya.

Penulis: admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0