in ,

Pemuda Muhammadiyah Minta Pemprov Sulsel Segera Ambil Langkah Strategis Hadapi Covid-19

PPPM – Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Elly Oschar meminta agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) untuk mengambil langkah strategis pada penanganan Covid-19 khususnya di Sulawesi Selatan.

Hal itu menyusul penyebaran virus corona di Sulsel yang terus bertambah. Berdasarkan data dari website resmi Sulsel tanggap Covid-19 per tanggal 7 April 2020 pukul 11.15 wita, sebanyak 2.382 yang sudah masuk kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Terdapat 296 orang yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta terdapat 112 orang dinyatakan Positif mengidap virus mematikan ini.

“Provinsi Sulsel ini sudah masuk zona merah terkait pandemi covid 19, Provinsi Sulsel terbesar di luar Pulau Jawa, ini adalah tamparan keras bagi kita semua,” katanya via rilisnya ke tribun-timur.com, Rabu (8/4/2020).

“Saya pikir semua stakeholder harus saling bahu membahu untuk menangani pandemi covid-19 ini, terutama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar segera mengambil langkah strategis,” lanjutnya.

Menurutnya, sebaiknya Pemprov Sulsel bisa fokus terhadap penanganan bencana Covid 19 agar tidak banyak lagi memakan korban.

Alumnus Universitas Muhammadiyah Makassar ini bahkan meminta agar semua pembangunan infrastruktur dihentikan dulu dan dananya dialihkan kepada penanganan bencana Covid 19 ini.

“Semuanya fokus pada penanganan wabah virus corona hentikanlah semua pembangunan infrastruktur dan sebagian besar dananya dialihkan ke penanganan virus corona ini, termasuk dana pembangunan Stadion Mattoangin yang dananya cukup besar itu yang sebelum wabah ini sudah dicanangkan,” katanya.

“Jangan lambatlah mengambil sikap, jangan sampai kita berpikir menyelamatkan ekonomi sulsel sedangkan kita abai dalam penyelematan nyawa masyarakat kita,” tuturnya.

Ia juga berharap Pemprov Sulsel segera melaksanakan Rapid Tes Massal untuk mendeteksi dini penyebaran virus corona di Sulsel.

“Penting juga dilaksanakan segera rapid tess massal supaya semua bisa terdeteksi lebih cepat, utamanya di daerah yang sudah masuk zona merah,” katanya.

Sumber : makassar.tribunnews.com

Penulis: admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0