in

Pemuda Muhammadiyah Mempawah Dorong Keselarasan Program Pemda & Kepolisian

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Mempawah Muhadis Eko Suryanto

PPPM – Sekretaris Umum Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Mempawah Muhadis Eko Suryanto mengharapkan keselarasan antara program Sim Pintar dari pihak kepolisian dan program Smart City dari Pemerintah Daerah diharapkan bisa memberikan manfaat luas kepada masyarakat. Tidak hanya sebatas wacana yang hanya di bibir saja.

Hal itu disampaikan dia menanggapi terkait keselarasan antara program Pemerintah Daerah dan kepolisian, Minggu (6/10) kemarin. Menurutnya, selain diperlukan sosialisasi kepada masyarakat terhadap perubahan sistem pelayanan pemerintah yang berbasis digital, Pemda juga harus berbenah diri terkait birokrasi di Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Dukcapil).

“Sim Pintar ini terkoneksi dengan data di Dukcapil, jika tidak berbenah diri maka akan terjadi ketimpangan birokrasi, yang mana itu nantinya akan menghambat masyarakat yang berurusan dengan pihak kepolisian, kita tidak bisa menampik bahwa selama ini masih ada yang mengeluh soal sulinya membuat surat menyurat di Dukcapil,” kata dia.

Muhadis mengatakan, Pemerintah Daerah juga harus meningkatkan kualitas pelayanan di Dukcapil yang selama ini kurang di dukung oleh fasilitas. Ia mencontohkan masih adanya temuan masyarakat yang ingin membuat KTP namun terkendala blangko, mesin cetak yang terbatas dan sejenisnya.

“Selama ini memang Dukcapil telah bekerja keras dan semaksimal mungkin dalam melayani masyarakat, tapi harus ada peningkatan dari Pemerintah Daerah sendiri, baik itu Sumber Daya Manusia nya maupun fasilitas pendukung nya,” tutupnya.

Ditambahkan, peluncuran Sim Pintar secara tidak langsung sebagai langkah awal penunjang wacana Bupati menjadikan Kabupaten Mempawah sebagai Smart City dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 yang salah satunya memaksa kita untuk terbiasa bertransaksi secara non tunai di semua aspek kehidupan.

“Bantuan untuk masyarakat kurang mampu saja sudah menggunakan transaksi non tunai kemudian ada juga wacana jalan tol yang menerapkan pembayaran non tunai. Jadi saya rasa dengan adanya wacana Mempawah akan dijadikannya Smart City akan banyak memangkas waktu, jarak juga biaya, maka kita menyambut itu dengan baik,” pungkasnya.

Penulis: admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0