in

Pemuda Muhammadiyah Gelar Tasyakuran Dua Kadernya Sebagai Dubes Lebanon dan Dubes Turki.

 

PPPM, JAKARTA – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menggelar Tasyakuran Pelantikan Drs Hajriyanto Y Thohari MA sebagai Duta Besar RI untuk Lebanon dan DR Lalu Muhammad Iqbal MA sebagai Duta Besar RI untuk Turki, Rabu 23 Januari 2019.

Tasyakuran yang dihadiri langsung oleh kedua tokoh senior Pemuda Muhammadiyah tersebut mengangkat tema “Selamat Bertugas, Berikanlah Yang Terbaik Untuk NKRI” dan diselenggarakan di Aula KH Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No 62, Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengatakan bahwa persyarikatan Muhammadiyah, khususnya Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Pemuda Muhammadiyah (PM), merasa bersyukur dua kader terbaiknya diberikan amanah sebagai Duta Besar.

Menurutnya, Muhammadiyah bersyukur dua kader terbaik dari persyarikatan diberikan kepercayaan oleh Pemerintah dan berharap keduanya mampu memberikan kontribusinya untuk bangsa.

Cak Nanto menyatakan bahwa apa yang diraih Mas Hajri dan DR Lalu tidak dataang secara tiba-tiba, melainkan melalui proses yang sangat panjang. Dari Mas Hajri dan DR Lalu pula, ia berharap Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) belajar banyak bagaimana berkontribusi di masyarakat.

“Kita banyak belajar mengenai keuletan, kesabaran dan perjuangan,” ucapnya.

Andi Nurpati, kader Muhammadiyah yang juga mantan komisioner KPU dalam testimoninya mengatakan, dirinya memastikan hadir setelah mendapatkan pesan WhatsApp dari Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Cak Nanto.

Mantan Ketua Bidang Immawati DPP IMM itu menyebut Mas Hajri sebagai sosok seniornya dalam berorganisasi di Muhammadiyah. Ia berharap karir Mas Hajri dan DR Lalu tidak berhenti sebagai Duta Besar, melainkan juga untuk posisi lain di kemudian hari.

“(Dubes) ini sesuatu diluar yang kita perhitungkan, tapi kalau Allah berkehendak semua bisa terjadi,” kata Andi.

Ditambahkan, dari beberapa testimoni yang disampaikan IPM, IMM, Nasyiatul Aisyiyah dan PM, ia berharap tantangan dan peluang yang ada di Lebanon dan Turki didistribusikan kepada AMM. Misalnya dalam bentuk peluang beasiswa, pertukaran pelajar dan lainnya. (Red)

Penulis: admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0