in ,

Ketegasan Penegak Hukum, Modal Penting Lawan Pandemi

PEMUDAMUHAMMADIYAH.ORG, JAKARTA – Meski tren pandemi di Indonesia belum melandai, ada kelompok masyarakat yang alih-alih mematuhi protokol kesehatan justru malah dengan sengaja menggelar perkumpulan massa dalam jumlah besar.

Ironisnya, pelanggaran protokol kesehatan tersebut dilakukan oleh tokoh agama dengan massa yang cukup banyak sebagaimana yang dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab di Bogor, Jumat (13/11) kemarin.

Menanggapi pelanggaran tersebut Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti mendorong semua pihak terutama tokoh masyarakat untuk memberikan teladan mematuhi protokol kesehatan.

Abdul Mu’ti juga mendorong pihak keamanan agar bertindak tegas dalam menertibkan tegaknya protokol kesehatan tanpa pandang bulu.

Senada dengan Mu’ti, Ketua Gugus Muda Covid-19 PP Pemuda Muhammadiyah Zaedi Basiturrozak mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti pelanggaran tersebut agar masyarakat yang telah disiplin beserta para relawan yang telah berjuang habis-habisan tidak merasa perjuangannya kontraproduktif.

“Jangan tebang pilih dalam menegakkan protokol kesehatan atas siapa saja yang melanggarnya, sebab masyarakat hari ini membutuhkan keteladanan serta perlindungan dari Negara. Ketegasan aparat dalam menindak setiap pelanggaran diperlukan agar tidak menciderai rasa keadilan kita bersama,” tuturnya, Rabu (18/11).

Gugus Muda Covid-19 di bawah komando Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) telah melakukan gerakan masif dan terstruktur bagi seluruh masyarakat di 34 provinsi yang ada.

Zaedi yang juga merupakan Bendahara Umum PP Pemuda Muhammadiyah tersebut berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak pandemi baik di bidang ekonomi maupun kesehatan. (afn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0