in , , ,

Jaga Relevansi Gerakan, Ini 6 Pesan Cak Nanto di Milad KOKAM ke-56 Tahun

PEMUDAMUHAMMADIYAH.ORG, BALIKPAPAN – Menyampaikan amanat Milad 56 tahun Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) yang digelar secara daring, Jumat (1/10) Panglima Tinggi KOKAM sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Cak Nanto berpesan agar KOKAM senantiasa menjaga relevansi gerakan dengan semangat zaman.

“KOKAM perlu pijakan aksi yang lebih relevan dengan semangat zaman. Kalau gerakan KOKAM tidak relevan, maka akan tersapu zaman. Hanya akan tinggal nama dalam buku sejarah Muhammadiyah. Bela negara, bela umat, dan bela Muhammadiyah itu tidak bisa dipisahkan, tapi perlu arah baru,” tuturnya.

Karena itu, Cak Nanto bersyukur atas kepekaan KOKAM yang menetapkan jalur gerakannya dalam tiga ranah, yaitu kemanusiaan, SAR/kebencanaan, dan ekologi. Cak Nanto juga memuji kepeloporan KOKAM di masa pandemi yang terus beramal tanpa kenal lelah.

“Suatu kebahagiaan yang tidak terkira. Kiprah KOKAM di masa pandemi adalah bukti KOKAM masih punya energi prima dan sangat membanggakan,” pujinya.

Memungkasi amanat Milad, Cak Nanto berpesan enam hal kepada seluruh kader dan anggota KOKAM seluruh Indonesia.

Pertama, KOKAM harus menjadi komando kemanusiaan yang menolong semua manusia tanpa melihat latar belakang suku, agama, dan golongan.

Kedua, KOKAM diharapkan memiliki kesatuan niat dalam menyiarkan dakwah Islam yang rahmatan lil-‘alamin dalam dakwah kemanusiannya.

Ketiga, KOKAM menjadi kekuatan iman yang bergerak membela Islam dengan keikhlasan dan cara yang elegan dan cerdas.

Keempat, KOKAM diharapkan menjadi kekuatan yang terus membela kemanusiaan, menjaga agama, dan senantiasa melindungi Persyarikatan.

Kelima, KOKAM dipesankan agar menjadi gerakan moral kemanusiaan yang otentik, solid dan melampaui sekat-sekat politik dan bebas dari segala unsur yang mengancam persatuan bangsa dan negara.

Keenam, KOKAM dipesankan untuk terus menjaga solidaritas dan kebersamaan dalam gerak dan pergerakannya.

“Semoga KOKAM tetap tangguh, cerdas dan ikhlas untuk berjuang membela bangsa, umat dan Persyarikatan. Harapan terbesar, mari bersama-sama menggerakkan tekad untuk menyiarkan nilai-nilai Persyarikatan ke seluruh dunia,” pungkas Cak Nanto.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0