in , ,

Hadapi Masa Disrupsi, Ini Pesan Komandan KOKAM Nasional untuk Seluruh Anggota Seindonesia

PEMUDAMUHAMMADIYAH.ORG, JAKARTA – Membuka Rapat Kerja Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Wilayah Jawa Barat, Sabtu (6/2) Komandan KOKAM Nasional Zainuddin Kumar Gayo berpesan agar anggota KOKAM di seluruh Indonesia mengutamakan kebersamaan dan tertib organisasi.

Zainudin berpesan bahwa gerak anggota KOKAM berada di bawah instruksi pimpinan di atasnya, yaitu PP Pemuda Muhammadiyah dan PP Muhammadiyah sebagai orangtua. Karenanya, aksi KOKAM di lapangan secara tidak langsung mencerminkan pandangan keagamaan Muhammadiyah.

Kebersamaan dan tertib organisasi menurutnya harus diutamakan agar kiprah membanggakan KOKAM dari masa ke masa, termasuk di masa sulit pandemi ini semakin solid dan membanggakan.

“Karena kondisi Covid-19 ini pun peran KOKAM sangat membahagiakan, KOKAM hadir di seluruh Indonesia, tanpa komando dari Pimpinan Pusat pun KOKAM sudah hadir di lapangan. Saya mendapatkan laporan, tidak ada sedikitpun KOKAM yang mengeluh tentang pembiayaan dari aksi di lapangan itu,” puji Zainudin bangga.

Selain niat yang lurus, Zainudin mengungkapkan bahwa dari masa ke masa KOKAM semakin memiliki pijakan yang kokoh di dalam aksi kemanusiaan, kebencanaan, ketahanan nasional dan ekologi.

Di masa disrupsi seperti ini, dirinya berharap agar anggota KOKAM waspada dengan pihak-pihak yang berusaha membenturkan masa kepemimpinan KOKAM dari masa ke masa.

Zainudin mengungkapkan bahwa Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Cak Nanto berusaha keras menjaga marwah KOKAM dan meningkatkannya sebagai organisasi kepemudaan yang solid, intelektual dan mencerahkan.

“Saya mendapatkan pesan, Komandan jangan coba-coba mengganti mars KOKAM, itu adalah maha karya dari bung Dahnil dan Ahmad Fanani, lantunkan itu lagunya dan jangan diganti sehingga pada saat ini tetap dinyanyikan bersama,” cerita Zainudin mencontohkan.

Senjata tauhid, ilmu, dan keselarasan amal menurutnya harus tetap menjadi prinsip anggota di manapun dengan terus meningkatkan kemampuan yang serba dinamis.

“Utamakan kepentingan organisasi, hindari saling menyalahkan, tingkatkan pengetahuan, keputusan organisasi adalah hasil terbaik, dan kerjakan semampu mungkin,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0