in

GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah Tak Ada Masalah

PPPM – Hari ini, Jumat 6 Maret 2020, Pengurus Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) bersilaturahmi ke Kantor Pusat GP Ansor. Bersama jajaran pengurus, Ketua Umum PPPM Sunanto atau akrab dipanggil Cak Nanto berdialog santai dengan Ketua Umum GP Ansor Gus Yaqut Chalil Qoumas beserta jajaran pengurus pusat Ansor lainnya.

Meski ada insiden perselisihan di Yogyakarta yang kemudian dimainkan oleh pihak tertentu, namun suasana dialog akrab seraya ngopi santai.

“Kedatangan teman-teman Pemuda Muhammadiyah ini bukan tabayun, karena kita tidak ada masalah, kita saudara,” ujar Gus Yaqut.

Kata dia, Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor itu saudara dan menjadi jangkar republik. Karena itu, keduanya selalu bahu-membahu untuk kemajuan dan keberlangsungan Indonesia serta senantiasa mewaspadai pihak-pihak tertentu yang ingin membenturkan pilar NKRI; Muhammadiyah dan NU.

Sementara itu, Cak Nanto menyampaikan beberapa hal yang terjadi dan sempat memanas dikarenakan ditunggangi pihak-pihak tertentu. Ia juga mengklarifikasi terkait pencatutan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah perihal beredarnya kata “tepo seliro” yang dikutip tanpa sepengetahuannya dan menjadi polemik mesti menjadi pembelajaran.

Sedari awal, tuturnya, dirinya sudah mengimbau kepada Pimpinan Wilayah untuk menyelesaikan persoalan ini secara dialogis dan hasanah. Namun karena ada miskomunikasi, terjadi hal-hal yang di luar kontrol PP Pemuda Muhammadiyah.

Ke depan, Pengurus Pemuda Muhammadiyah, baik di level daerah dan wilayah, terkait pernyataan sikap harus dikomunikasikan dengan jajaran PP Pusat Pemuda Muhammadiyah sehingga tidak berulang kejadian semacam ini, terutama terkait isu-isu sensitif yang potensial menimbulkan konflik atau gesekan.

Terakhir, Cak Nanto mengimbau agar seluruh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) dan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi secara berkesinambungan dengan kelompok masyarakat lain demi terbangunnya suasana kebangsaan yang solid dan utuh.

Kedua pihak organisasi sepakat meluruskan informasi yang beredar di akar rumput untuk bahu-membahu membangun Indonesia serta waspada dengan pihak-pihak tertentu yang menunggangi insiden di Jogja kemarin. Satu kata untuk Nusantara Berkemajuan.

Penulis: admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0