in

Dari Surabaya, PCM Krembangan Bentuk Tim Pemuda Muhammadiyah Anti Covid-19

Anggota Tim MACO PCPM Krembangan tengah melakukan penyemprotan disinfektan

PPPM – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Krembangan Kota Surabaya membentuk Tim Pemuda Muhammadiyah Anti Covid-19 atau disingkat Tim MACO. Tim MACO bergerak menanggulangi penyebaran wabah covid-19, dimana salah satu sasarannya adalah Amal Usaha Muhammadiyah di Wilayah PCM Krembangan.

“Kegiatan ini kami laksanakan atas inisiatif sendiri dari PCPM Krembangan dengan niatan ikhlas membantu AUM untuk disterilkan agar dapat mencegah wabah Covid-19,” kata dia.

Disampaikan, penyemprotan disinfektan dimulai dari SD Muhammadiyah 11. Sebanyak 6 personal tim MACO Krembangan secara bergantian bertugas menyemprot disinfektan. Mereka mengenakan Alat Pengaman Diri (APD) sesuai anjuran.

Dengan mengenakan setelan jas hujan lengkap, sepatu bot, sarung tangan, masker, dan helm full face, dua alat penyemprot siap dipanggul dan menyemprotkan disinfektan yang diracik sendiri dari bahan cairan pemutih dan pewangi lantai yang dijual bebas di pasar.

Tiga anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Krembangan turut mengawal proses penyemprotan. Tim MACO Krembangan melanjutkan aksi ke sejumlah amal usaha Muhammadiyah seperti Mushalla Ukhuwah Islamiyah, Mushalla Al Hadi, TK ABA 36, Mushalla Al Bayan.

Tempat lainnya Panti Asuhan Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Masjid Al Islam, TK ABA 67, Klinik dr. Zuhro, Masjid Al Qolam, Masjid Al Huda, PAM Nyai Walidah, Masjid Al Azhar, Masjid At Taqwa, Kafe At Taqwa, Masjid Al Mukhlish, dan terakhir sekretariat Rumah Pintar Matahari.

Sekretaris PCM Krembangan Muhammad Yusuf yang turut mendampingi tim MACO Krembangan dalam melakukan aksi ini menyampaikan apresiasinya. ”Saya apresiasi atas aksi PCPM Krembangan ini, dan aksi ini merupakan dakwah yang berdampak langsung bagi umat,” tuturnya.

Ketua PCM Krembangan Sutikno yang diwawancarai di kediamannya menyampaikan PCPM Krembangan yang baru terpilih dan belum dilantik sudah memiliki ide yang luar biasa dan hebat dengan penyemprotan disinfektan mencegah wabah Covid 19.

“Saya berharap MACO ada kelanjutan kegiatan tersebut, dan saya berterima kasih kepada seluruh warga Muhammadiyah di Krembangan atas dukungannya,” ungkapnya. ”Bukan saatnya melihat perbedaan tapi memperkuat persahabatan,” demikian Sutikno.

Sumber: pwmu.co

Penulis: admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0