in

Bantu Tangani Korban Banjir, PWPM Sulsel Terjunkan KOKAM

PPPM, SULSEL – Banjir yang melanda beberapa wilayah di Sulawesi Selatan berdampak pada salah satu desa di Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa. Hingga kini, Desa Rannaloe terisolir akibat banjir besar yang terjadi di wilayah tersebut.

“Jalan Poros Pallangga Sapaya, masih tertutup di Desa Manggempang, tersisa satu desa terisolir, yakni Desa Rannaloe Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa,” terang Danwil KOKAM Pimpinan wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Hasanuddin Wiratama M Nur, dalam keterangannya, Sabtu 2 Januari 2019.

Ia menyampaikan, akses ke Kota Sapaya sudah bisa dilalui kendaraan roda 4 via Tassese Kecamatan Manuju dan via Malakaji Jeneponto. Sementara tiga desa masing-masing Desa Mangempang, Desa Buakkang dan Desa Bontomanai hanya bisa diakses dengan roda dua.

“Beberapa dusun dan kampung ditiga desa itu (juga) masih terisolir, harus dilalui dengan jalan kaki” urai Hasanuddin.

Secara umum, dari laporan yang disampaikan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dilapangan, tercatat hanya dua desa/kelurahan yang bisa diakses dengan roda empat. Dua desa itu adalah Kelurahan Sapaya dan Kelurahan Jenebatu.

Selain sarana transportasi yang terganggu, lanjut dia, penanganan korban banjir dengan koordinasi pihak terkait terus dilakukan. KOKAM PWPM Sulsel mencatat masih ada 3 korban longsor belum berhasil ditemukan.

Hasanuddin khawatir jika hujan terus turun akan berdampak luas pada masyarakat. Apalagi, bekas longsoran yang terjadi sebelumnya masih berpotensi terjadi longsor susulan.

“Bekas longsoran dapat menjadi longsor susulan jika hujan lebat datang,” kata Hasanuddin.

Ia menambahkan, pos pelayanan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Gowa di dataran tinggi mengelola ratusan pengungsi korban banjir. Tercatat ada 60 Kepala Keluarga dan sekitar 270 warga yang memanfaatkan pos pengungsian MDMC.

“Pos Pelayanan MDMC di Desa Buakkang melaporkan menangani 270 pengungsi dari 60 KK,” pungkasnya.

Sampai saat ini KOKAM masih melanjutkan evakuasi korban di Kampung Nyu’lu Kel. Sapaya. Hingga hari ini, kokam sulsel telah berhasil membantu mengevakuasi 15 jenazah korban longsor.

Penulis: admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0